DPRD Kota Bogor Kehilangan Figur Senior, Wafatnya Ir. Muaz HD Tinggalkan Warisan Keteladanan Politik
Bogor – Kepergian anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PKS, Ir. Muaz HD, pada Kamis (11/6/2026) menjadi pukulan bagi lingkungan legislatif Kota Bogor. Sosok yang dikenal berpengalaman dan memiliki komitmen tinggi terhadap kepentingan masyarakat itu mengembuskan napas terakhir pada pukul 03.38 WIB di RS Hermina Kota Bogor.
Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar di kalangan pejabat daerah, kolega politik, hingga masyarakat yang mengenal kiprah almarhum selama bertahun-tahun mengabdi sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Tanah Sareal. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Kayumanis dengan diiringi doa dan penghormatan dari keluarga serta para pelayat.
Di balik suasana berkabung, banyak pihak menilai wafatnya Ir. Muaz HD bukan sekadar kehilangan satu kursi legislatif, melainkan hilangnya seorang tokoh yang selama ini berperan menjaga komunikasi dan keseimbangan dalam berbagai dinamika politik di DPRD Kota Bogor.
Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menyebut almarhum sebagai pribadi yang memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas-tugas parlemen. Menurutnya, pengalaman dan kebijaksanaan Ir. Muaz HD sering kali menjadi rujukan ketika lembaga menghadapi pembahasan berbagai agenda penting.
“Beliau adalah sosok yang selalu mengedepankan nilai-nilai kebaikan, memberikan contoh melalui tindakan, dan menjadi panutan bagi banyak anggota dewan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy. Ia menilai konsistensi almarhum dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat menjadi salah satu karakter yang paling melekat selama menjalankan tugas sebagai legislator.
“Beliau menunjukkan bahwa politik dapat dijalankan dengan integritas, kesederhanaan, dan keberpihakan kepada rakyat. Itu adalah warisan yang sangat berharga,” katanya.
Rekan-rekan sejawat mengenang Ir. Muaz HD sebagai figur yang tidak mudah terpancing oleh perbedaan pandangan. Dalam berbagai forum pembahasan, ia lebih memilih membangun dialog dan mencari titik temu dibanding mempertajam perbedaan.
Sikap tersebut membuatnya dihormati lintas fraksi dan lintas generasi. Bagi banyak anggota DPRD, kehadiran almarhum bukan hanya sebagai mitra kerja, tetapi juga sebagai sosok senior yang kerap memberikan nasihat serta motivasi kepada anggota yang lebih muda.
Wafatnya Ir. Muaz HD menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat meninggalkan jejak yang jauh melampaui masa jabatan. Keteladanan, integritas, dan dedikasi yang diwariskannya diharapkan terus menjadi inspirasi bagi penyelenggara pemerintahan dan para wakil rakyat di Kota Bogor untuk menjaga amanah serta mengutamakan kepentingan publik di atas segalanya.
Jurnalis: Romo Kefas :::


