Rakerda PGLII Kota Bandung 2025–2029 Bangun Kesepahaman Pelayanan dan Kukuhkan Pengurus Baru
Bandung, 18 Mei 2026 — Pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Kota Bandung Periode 2025–2029 menjadi momentum penting dalam memperkuat kesepahaman pelayanan antar gereja dan lembaga Injili di Kota Bandung.
Kegiatan yang digelar di GKKI COCCC Bandung Textile Center, Jalan Kebon Jati No. 44–88, Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat 40181 tersebut resmi ditutup setelah seluruh agenda persidangan, pembahasan program kerja, penandatanganan pakta integritas, hingga pelantikan pengurus baru berlangsung dengan lancar dan penuh semangat persaudaraan.
Sejak awal kegiatan dimulai, para peserta dari berbagai sinode gereja dan lembaga pelayanan tampak mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias. Dari total 50 undangan yang disampaikan kepada anggota dan lembaga pelayanan, sebanyak 34 peserta hadir mengikuti kegiatan hingga selesai.
Rakerda diawali dengan ibadah pembukaan yang berlangsung penuh penghayatan rohani. Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Ricardo R. J. Palijama berdasarkan Kisah Para Rasul 1:6–8 yang mengingatkan bahwa gereja dipanggil untuk tetap hidup dalam tuntunan Roh Kudus dan menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat.
Pesan firman tersebut menjadi dasar rohani dalam seluruh pembahasan organisasi selama Rakerda berlangsung.
Ketua PW PGLII Provinsi Jawa Barat, Pdt. Benyamin Lumondo, S.Th., dalam sambutannya menegaskan bahwa gereja harus terus menjaga persatuan dan membangun pelayanan yang mampu memberi dampak positif bagi masyarakat.
Ia menilai bahwa pelayanan gereja akan menjadi kuat ketika dibangun melalui semangat kebersamaan dan kerja sama yang sehat antar gereja.
“Kesatuan tubuh Kristus harus menjadi kekuatan bersama dalam menghadirkan pelayanan yang membawa damai dan pengharapan,” ujarnya di hadapan peserta Rakerda.
Sementara itu, Ketua PGLII Kota Bandung, Pdt. Mulianto Halim, M.Th., mengajak seluruh gereja dan lembaga pelayanan untuk terus memperkuat persekutuan doa serta menjaga kebersamaan dalam pelayanan.
Menurutnya, gereja harus terus membangun komunikasi dan saling mendukung agar pelayanan dapat berjalan lebih luas dan berdampak.
Rangkaian persidangan kemudian dimulai melalui Sidang Pleno I yang membahas tata tertib persidangan dan pengesahan agenda sidang sebagai dasar seluruh jalannya forum organisasi.
Selanjutnya, pembahasan dilanjutkan melalui Sidang Pleno II dan III yang berfokus pada perumusan serta penyempurnaan program kerja dari berbagai komisi pelayanan.
Pembahasan meliputi bidang Pendidikan dan Teologi, PI dan Misi Penginjilan, Politik dan Hukum, Hubungan Antar Lembaga, Pemuda dan Remaja, Pelayanan Masyarakat (Pelmas), hingga bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom).
Setiap komisi merancang program yang diarahkan pada penguatan pembinaan iman, pelayanan sosial, penginjilan, kaderisasi generasi muda, penguatan relasi antar gereja, serta pengembangan pelayanan digital dan publikasi organisasi.
Selain membahas program kerja, Rakerda juga diwarnai dengan penandatanganan Pakta Integritas Pengurus Daerah PGLII Kota Bandung sebagai bentuk komitmen moral dalam menjalankan pelayanan yang sehat dan bertanggung jawab.
Melalui pakta integritas tersebut, para pengurus menyatakan kesiapan untuk menjaga nama baik organisasi serta tidak menggunakan pelayanan demi kepentingan pribadi maupun golongan tertentu.
Puncak kegiatan berlangsung dalam prosesi pelantikan dan pentahbisan kelengkapan Pengurus Daerah (PD) PGLII Kota Bandung Periode 2025–2029.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PW PGLII Provinsi Jawa Barat, Pdt. Benyamin Lumondo, S.Th., didampingi Sekretaris PW PGLII Jawa Barat, Pdt. Ricardo R. J. Palijama.
Dalam arahannya saat pentahbisan pengurus, Pdt. Benyamin Lumondo mengingatkan bahwa kepengurusan gereja harus dijalankan dengan integritas, kesetiaan, dan hati seorang pelayan.
“Pengurus yang dilantik hari ini menerima tanggung jawab untuk menjaga kesatuan gereja dan memperkuat pelayanan bagi masyarakat,” tegasnya.
Prosesi pelantikan berlangsung penuh penghayatan rohani dan sukacita. Para pengurus yang dilantik menyatakan kesiapan untuk menjalankan tugas pelayanan serta memperkuat sinergi pelayanan Injili di Kota Bandung.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, Rakerda PGLII Kota Bandung Periode 2025–2029 diharapkan menjadi langkah baru dalam mempererat kebersamaan antar gereja dan menghadirkan pelayanan yang semakin relevan bagi masyarakat Kota Bandung.
(Jurnalis: Romo Kefas)


