Bekasi — Program Sekolah Lansia di Pendopo Universitas Krisnadwipayana, Selasa (05/05/2026), menghadirkan pembahasan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta, yakni dinamika hubungan pasangan di usia lanjut. Kegiatan ini diikuti peserta dari Pondok Gede, Pondok Melati, dan Jatisampurna.
Ketua TP PKK Kota Bekasi, , menyampaikan bahwa fase lansia sering kali dihadapkan pada perubahan peran dalam keluarga yang perlu disikapi dengan bijak.
Relasi Pasangan Jadi Sorotan
Dalam sesi materi, peserta diajak memahami bahwa komunikasi menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga di usia senja. Perubahan kondisi fisik, aktivitas, hingga pola interaksi membutuhkan penyesuaian dari kedua belah pihak.
Adaptasi di Masa Lansia
Lansia juga didorong untuk mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, baik dalam kehidupan pribadi maupun keluarga. Kemampuan beradaptasi ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan emosional.
Pendekatan Psikologis
Pembahasan semakin diperdalam melalui materi yang disampaikan . Ia menjelaskan bahwa kesiapan mental menjadi faktor utama dalam menghadapi fase kehidupan di usia lanjut.
Ruang Berbagi Pengalaman
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman. Diskusi yang berlangsung memberikan perspektif baru bagi lansia dalam memahami kehidupan rumah tangga.
Lansia Tetap Bertumbuh
Program ini menegaskan bahwa proses belajar tidak berhenti di usia tertentu. Lansia tetap memiliki kesempatan untuk berkembang, baik dalam pengetahuan maupun dalam kualitas hubungan sosial.
Harapan Program
Pemerintah Kota Bekasi berharap Sekolah Lansia dapat terus menjadi sarana edukasi yang bermanfaat. Dengan pemahaman yang lebih baik, lansia diharapkan mampu menjalani masa tua dengan lebih harmonis dan sejahtera.
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi
