Malam Mencekam di Bekasi Timur: Dua Kereta Bertabrakan, Aparat Gabungan Berpacu Selamatkan Korban
Kota Bekasi | TV1.co.id — Suasana malam di Bekasi Timur mendadak berubah menjadi mencekam setelah tabrakan antara kereta rel listrik (KRL) dan kereta jarak jauh terjadi sekitar pukul 20.50 WIB, Senin (27/4). Dentuman keras yang terdengar hingga radius ratusan meter memicu kepanikan warga sekitar yang langsung berhamburan menuju lokasi kejadian.
Dalam hitungan menit, area rel dipenuhi sirine ambulans dan kendaraan aparat. Petugas gabungan dari berbagai unsur langsung bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap penumpang yang terjebak di dalam gerbong yang mengalami kerusakan cukup parah.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, tiba di lokasi tidak lama setelah kejadian. Dengan kondisi lapangan yang masih kacau, ia langsung mengambil alih koordinasi bersama jajaran kepolisian, TNI, serta tim penyelamat.
“Situasi darurat seperti ini tidak boleh ada keterlambatan. Fokus utama adalah menyelamatkan korban,” tegasnya di tengah proses evakuasi.
Di lokasi yang sama, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa korban jiwa telah tercatat berdasarkan laporan awal, sementara puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Namun, kondisi di lapangan menunjukkan situasi belum sepenuhnya terkendali. Beberapa gerbong tampak mengalami deformasi cukup serius, menyulitkan proses evakuasi. Petugas bahkan harus menggunakan peralatan khusus untuk mengevakuasi penumpang yang terjepit.
Sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa benturan terjadi begitu cepat tanpa tanda peringatan yang jelas. Hingga kini, penyebab pasti tabrakan masih menjadi tanda tanya dan tengah didalami oleh pihak berwenang.
Pemerintah Kota Bekasi memastikan seluruh fasilitas kesehatan di sekitar lokasi telah disiagakan penuh. Jalur evakuasi diperketat, sementara keluarga korban mulai berdatangan ke posko informasi yang didirikan di sekitar area kejadian.
Di sisi lain, aparat terus mengimbau masyarakat untuk tidak memadati lokasi guna menghindari hambatan dalam proses penyelamatan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras tentang pentingnya sistem keselamatan transportasi yang andal, di tengah tingginya mobilitas masyarakat di wilayah penyangga ibu kota.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan jumlah korban diperkirakan masih dapat berubah.
Romo Kefas
Exclusive Contributor TV1.co.id
