Kebakaran Dini Hari di Mahalona Musnahkan Rumah dan Gereja, Warga Tak Mampu Bendung Api
Desa Buangin — Peristiwa kebakaran terjadi pada dini hari sekitar pukul 00.00 WITA di Jalan Poros Mahalona, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Api melalap habis satu rumah tinggal yang juga difungsikan sebagai rumah ibadah oleh jemaat setempat.
Bangunan tersebut diketahui merupakan GSJA Filadelfia Mahalona yang dipimpin oleh Pdt. Yosia Mangoni, S.Th. Selain sebagai tempat ibadah, bangunan itu juga menjadi tempat tinggal keluarga pendeta.
Kebakaran terjadi saat wilayah tersebut masih dalam kondisi pemadaman listrik yang telah berlangsung sejak siang hari. Situasi gelap mendorong penggunaan lilin sebagai penerangan di dalam rumah.
Berdasarkan informasi warga, api diduga berasal dari lilin yang jatuh atau bergeser dari tempatnya, lalu menyulut material mudah terbakar di sekitarnya. Api dengan cepat membesar dan tidak terkendali, terutama karena sebagian struktur bangunan berbahan yang mudah dilalap api.
Warga sekitar yang menyadari kejadian itu langsung berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, keterbatasan sarana serta cepatnya api merambat membuat upaya tersebut tidak berhasil.
Dalam waktu relatif singkat, bangunan rumah dan gereja itu ludes terbakar tanpa tersisa. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil diperkirakan signifikan.
Peristiwa ini menyisakan duka bagi jemaat dan warga sekitar, mengingat bangunan tersebut memiliki fungsi penting sebagai pusat ibadah sekaligus tempat tinggal. Selain itu, kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan api terbuka di dalam rumah, terutama dalam kondisi darurat seperti pemadaman listrik.
Saat ini, perhatian diharapkan datang dari berbagai pihak untuk membantu pemulihan kondisi korban terdampak, baik secara materiil maupun dukungan sosial bagi jemaat yang kehilangan tempat ibadahnya.
E. Laoh
